Santri Future Forum 2025: “Santri, Digital Ethics, and Youth Muslim Global” di Pondok Pesantren Sa’adatuddaroin, Solokanjeruk
Santri Future Forum 2025: “Santri, Digital Ethics, and Youth Muslim Global” di Pondok Pesantren Sa’adatuddaroin, Solokanjeruk
MEDIA TVNEWS INDONESIA – Kamis, 6 November 2025, Gedung Serbaguna Pondok Pesantren Sa’adatuddaroin di Desa Solokanjeruk, Kecamatan Solokanjeruk, Kabupaten Bandung, menjadi lokasi pelaksanaan Santri Future Forum PB PMII 2025 yang mengangkat tema “Santri, Digital Ethics, and Youth Muslim Global.” Acara ini dihadiri oleh lebih dari 250 peserta dari berbagai pesantren dan komunitas pemuda Muslim, serta sejumlah tokoh penting dari berbagai institusi.
Beberapa tokoh yang hadir antara lain Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi PKB, Humaira Zahrotun Noor, S.IP.; Kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat yang diwakili oleh Sdr. Jajang; Analis Kebijakan Ahli Madya Setjen Kemenag RI Dr. Ali Fahrudin, M.Ag.; Koordinator Nasional AISNU Ulinuha Lazuffa Wakhusna Ma’ab; Pembina PW NU Jawa Barat KH. Juhadi Muhammad, S.H.; akademisi dari UIN Jakarta, M. Izul Islam An Nazmi; serta perwakilan Bupati Kabupaten Bandung, Kapolresta Bandung, BANK BJB, Polsek Solokanjeruk, Camat Solokanjeruk, para Ketua PMII se-Jawa Barat, dan tokoh masyarakat serta santri-santriawan setempat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta, lalu pembukaan yang dipandu MC, diikuti penampilan hadroh dari Pondok Pesantren Sa’adatuddaroin. Pembukaan resmi dilakukan secara daring oleh Wakil Ketua DPR RI, Dr. H. Cucun Ahmad Syamsurijal, M.A.P (Partai PKB), yang menyampaikan salam hangat sekaligus menegaskan pentingnya peran santri dalam menjaga nilai-nilai digital etika serta kontribusi strategis generasi muda Muslim dalam arus globalisasi.
Acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, pengibaran lagu Indonesia Raya, Mars PMII, dan Mars Hari Santri. Sambutan para tokoh dan laporan ketua panitia kemudian memberikan semangat kebangsaan, sebelum dilanjutkan dengan pembacaan Manifesto Pergerakan Santri 2045 serta orasi kebangsaan berisi pesan cinta tanah air dan masa depan bangsa.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama lalu dilanjutkan sesi diskusi panel tentang peran santri dalam ranah digital, etika bermedia sosial, serta tantangan dan peluang generasi muda Muslim secara global.
Inti Sambutan Tokoh:
– Wakil Ketua DPR RI, Dr. H. Cucun Ahmad Syamsurijal, M.A.P
Perpesan , ia menyampaikan apresiasi tinggi kepada peserta dan mengingatkan bahwa forum ini penting untuk menguatkan peran santri dalam membangun generasi yang berintegritas dan kompeten untuk arena persaingan global. Ia mendorong para santri agar menggunakan media sosial untuk hal-hal positif bagi kemajuan bangsa.
– Ketua Bidang Agama PB PMII, Syamsudin
Menyampaikan salam hormat kepada seluruh hadirin serta mempertegas bahwa momentum ini adalah refleksi nyata tentang peran santri menjaga bangsa agar tidak terjajah oleh arus digital sekaligus mempersiapkan generasi yang berkarakter.
– Ketua Umum PB PMII, M. Shofiyulloh Cokro
Mengajak para santri untuk menuntut ilmu tidak sekadar bagi diri sendiri, tapi untuk kontribusi negara. Ia juga menekankan pentingnya integritas agar tidak mudah terprovokasi dan menjaga kejujuran dalam mengambil keputusan saat menjadi pemimpin.
– Anggota DPRD Provinsi Jabar Fraksi PKB, Humaira Zahrotun Noor, S.IP
Mengajak santri agar tak hanya pandai mengaji tapi juga menguasai teknologi dan dunia digital yang kian berkembang pesat. Santri harus berintegritas, kompeten, dan siap berkompetisi secara global dengan ilmu agama dan teknologi.
Kesimpulan:
Santri Future Forum 2025 yang digelar di Pondok Pesantren Sa’adatuddaroin merupakan wadah penting dalam membekali para santri dan generasi muda Muslim dengan pemahaman etika digital dan peran mereka di tingkat global. Melalui forum ini, semangat santri untuk menghadapi tantangan teknologi dengan integritas dan kompetensi semakin diperkuat, sehingga generasi muda ini dapat berkontribusi positif bagi bangsa dan dunia.
Jurnalis: Irwan Draso