Tragedi Sungai Citepus, 6 Warga Banjaran Terseret Arus: 1 Tewas, 1 Masih Dalam Pencarian
Kabupaten Bandung — Peristiwa tragis terjadi di aliran Sungai Citepus, Desa Banjaran, Kecamatan Banjaran, Rabu (15/4/2026) sore. Enam warga dilaporkan terseret arus deras sekitar pukul 15.42 WIB.
Dari total korban, empat orang berhasil diselamatkan, satu orang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, dan satu korban lainnya hingga malam hari masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan.
Informasi awal kejadian diperoleh dari laporan masyarakat yang beredar melalui grup WhatsApp Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kabupaten Bandung, disertai dokumentasi foto dan video yang memperlihatkan proses evakuasi di lokasi.
Seluruh korban diketahui merupakan warga Kampung Girang Deukeut, RT 02/RW 09, Desa Banjaran. Mereka di antaranya Indra, Ja A, Wildan, Ersih, Agus Sutisna, dan Gina.
Berdasarkan data sementara, korban meninggal dunia diketahui bernama Ginasa Lintang Sari (18), seorang pelajar SMAN 1 Banjaran. Sementara itu, satu korban lainnya, Agus Sutisna (52), yang berprofesi sebagai petugas keamanan di SMAN Banjaran dan beralamat di Kampung Muara, hingga saat ini masih belum ditemukan.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Bandung, Diki Sudrajat, membenarkan adanya kejadian tersebut saat dikonfirmasi pada Rabu malam sekitar pukul 20.21 WIB.
Ia menjelaskan bahwa empat korban berhasil selamat, sementara satu korban ditemukan meninggal dunia dan satu lainnya masih dalam pencarian intensif oleh tim gabungan dari BPBD, TNI-Polri, relawan, serta masyarakat setempat.
“Apabila hingga batas waktu pencarian malam ini korban belum ditemukan, maka operasi pencarian akan dilanjutkan kembali besok pagi pukul 07.00 WIB,” ungkapnya.
Hingga berita ini diterbitkan, proses pencarian masih terus dilakukan di sepanjang aliran Sungai Citepus dengan melibatkan berbagai unsur terkait guna mempercepat penemuan korban yang masih hilang.**