April 3, 2026
Pendidikan

Kondisi Bangunan Toilet dan Keramik Ruangan di SD Buahdua Desa Rancaekek Wetan Butuh Perhatian Mendesak

Kondisi Bangunan Toilet dan Keramik Ruangan di SD Buahdua Desa Rancaekek Wetan Butuh Perhatian Mendesak

Kondisi Bangunan Toilet dan Keramik Ruangan di SD Buahdua Desa Rancaekek Wetan Butuh Perhatian Mendesak

MEDIA TVNEWS INDONESIA, Desa Rancaekek Wetan, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, 25 September 2025 – Kondisi fasilitas penunjang di SD Buahdua, Kampung Buahdua RT 04 RW 04, Desa Rancaekek Wetan, saat ini memprihatinkan dan memerlukan penanganan segera. Bangunan toilet serta keramik di ruangan sekolah dan halaman telah mengalami kerusakan signifikan sehingga tidak layak digunakan oleh para siswa.

Orang tua murid dan sejumlah dewan guru menyampaikan harapan agar pihak terkait segera menindaklanjuti permasalahan ini demi kenyamanan dan keamanan siswa selama proses belajar mengajar. Toilet yang semestinya menjadi sarana kebersihan kini dalam kondisi atap genteng berlubang, cat kusam dan kotor, pintu hilang, serta fasilitas yang tidak memadai.

Tidak hanya toilet, keramik di dalam ruang kelas juga dilaporkan mengalami retak-retak dan ambles, kondisi yang membahayakan keselamatan siswa dan mengganggu kenyamanan belajar. Selain itu, halaman sekolah menunjukkan tanda-tanda kerusakan yang perlu diperbaiki agar tetap aman dan mendukung aktivitas siswa di area terbuka.

Situasi ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan orang tua dan guru karena berdampak langsung pada kualitas pendidikan serta kesehatan siswa. Oleh karena itu, mereka mendesak pemerintah daerah, dinas pendidikan, dan pengelola sekolah untuk segera mengambil tindakan dan memberikan perbaikan fasilitas dengan prioritas tinggi.

Saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Ketua PGRI Cabang Rancaekek, Drs. Japarudin Ishak, menyampaikan bahwa kondisi sekolah memang membutuhkan perhatian serius dari pemerintah. Ia khawatir kondisi yang ada dapat membahayakan siswa, guru, dan seluruh pihak terkait. Menurutnya, dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang tersedia sangat terbatas dan sulit digunakan untuk merehabilitasi bangunan dengan tingkat kerusakan seperti itu.

Dewan Pembina PGRI Rancaekek, Ir. H. Diar Hadi Gusdinar, M.Si., saat dikonfirmasi awak media menjelaskan bahwa perbaikan sekolah dapat diajukan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di tingkat desa. Selanjutnya, usulan tersebut akan ditampung oleh pihak kecamatan untuk dimasukkan ke dalam pagu anggaran Dinas Pendidikan.

Perbaikan fasilitas ini menjadi langkah penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan optimal anak didik di SD Buahdua.

Jurnalis: Irwan Draso

About Author

Redaktur Media TV News